Gus AMI Menempati Posisi Tertinggi Polling Pemimpin Nasional 2024

Gus Abdul Muhaimin Iskandar (Gus AMI) Ketua Umum DPP PKB (Foto:Istimewa)

Gus AMI Menempati Posisi Tertinggi Polling Pemimpin Nasional 2024

NEWS-PKBSurabaya   Pemilihan Presiden masih 2024, tapi hal ini tidaklah terlalu dini untuk membicarakan peluang tokoh Nasional yang akan berlenggang pada  bursa pemilihan Presiden tahun 2024. Masyarakat perlu diajak memikirkan dengan sungguh-sungguh siapa calon Pemimpin Negara ini yang bisa membawa masa depan lebih baik. 

 

Karena secara faktual, walau pemilihan pimpinan nasional baru akan dilakukan tiga tahun lagi, namun tahapannya dimulai pertengahan tahun depan.“Artinya, pemilihan presiden 2024 sudah benar-benar di depan mata. Dan kami ingin memberikan kesempatan yang luas bagi anggota masyarakat untuk dari sekarang menimbang-nimbang tokoh yang menurut mereka memang pantas memimpin bangsa besar ini,” ujar Koordinator Polling RMOL, Denny NJA, Senin malam (22/2).

 

Dilansir dari Kantor Berita Politik RMOL tengah menggelar polling yang diberi tajuk “24 Tokoh Nasional 2024”. Redaksi memilihkan 24 tokoh untuk dipilih pembaca. Tokoh-tokoh ini disaring dari  berbagai pemberitaan di media dan percakapan yang berkembang di tengah masyarakat. Polling direncanakan berlangsung selama satu bulan.

 

Dalam poling yang sudah berlangsung selama 22 jam lebih itu, Gus Abdul Muhaimin Iskandar yang dikenal dengan Gus AMI masih belum tertandingi dengan memperoleh 2.102 pemilih (28,49 persen) di belakang Gus AMI membayangi ada nama AHY (Agus Harimurti Yudoyono) dengan mendapatkan 1.871 pemilih (25,36 persen).

 

Tokoh selanjutnya yang menempati urutan ketiga adalah Ketua DPD RI, LaNyalla Mattalitti. Ia meraup 1.107 pemilih (15 persen), diikuti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mendapat 838 pemilih (11,36 persen). Pada urutan kelima ditempati Ketum Partai Golkar Airlanga Hartarto yang mendapatkan 495 pemilih (6,71 persen).

 

Kantor Berita Politik RMOL memilihkan 24 tokoh itu dilatarbelakangi dari berbagai pemberitaan media dan perbincangan di tengah masyarakat, baik luring maupun daring.

 

Dua puluh empat nama itu nampak diharapkan dapat tampil menjadi pemimpin nasional di tahun 2024.

 

Nama tokoh itu telah didiskusikan secara internal di ruang redaksi, juga dalam diskusi terbatas dengan pengamat dan pemerhati, sebelum dipersembahkan kepada sidang pembaca.

 

Poling sendiri akan berlangsung selama satu bulan, dari tanggal 22 Februari sampai 22 Maret 2021.

 

Redaksi tidak menggunakan metode survei yang umumnya digunakan dalam survei politik yang dilakukan berbagai lembaga survei yang dikenal luas masyarakat.

Berita Terkait