Laila Mufidah : Guru Ngaji dan Guru TK Harus Masuk Prioritas Vaksinasi

Hj. Laila Mufidah ketika mengikuti rapat yang digelar DPC PKB Kota Surabaya (Foto:Damar)

Laila Mufidah : Guru Ngaji dan Guru TK Harus Masuk Prioritas Vaksinasi

NEWS-PKBSurabaya   Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Hj. Laila Mufidah mendorong agar vaksinasi yang saat ini tengah berjalan di Surabaya bisa lebih maksimal. Selain memprioritaskan Tenaga Kesehatan (NAKES) dan Lanjut Usia vaksinasi sebaiknya juga memberikan porsi kepada kelompok rentan lain. Diantaranya para guru TK dan guru ngaji, karena dirasa mereka perlu diprioritaskan juga untuk disuntik vaksin. Sudah setahun lebih para tenaga pendidik ini tidak berinteraksi langsung dengan anak-anak didiknya. Interaksi mereka selama ini hanya melalui online atau daring saja.

 

Setelah guru SD dan SMP divaksin, seharusnya guru TK dan guru ngaji menjadi prioritas selanjutnya dikarenakan setiap hari para tenaga pendidik itu memberi layanan pendidikan kepada para anak didiknya.

 

Perempuan yang juga menjabat sebagai Bendahara DPC PKB Kota Surabaya ini mendukung penuh vaksinasi menyeluruh yang tengah berjalan sekarang dan berharap agar ekonomi warga Surabaya bisa bangkit kembali “Saat yang paling dinanti warga saat pandemi adalah vaksinasi. Setidaknya bisa mempertebal daya tahan tubuh terhadap virus sehingga lebih nyaman dalam bekerja” ujarnya.

 

Laila Mufidah menambahkan jika semua pihak diharapkan mempersiapkan secara maksimal sebelum pembelajaran secara tatap muka dimulai, termasuk juga jika diperlukan surat keterangan bebas covid-19. Semua guru dan siswa kalau memungkinkan dilakukan test covid cukup menggunakan GeNose agar tidak membebani siswa dan orang tua siswa. “Jika memang diperlukan surat keterangan bebas covid-19 cukup dengan  GeNose” Pungkas Laila Mufidah.

 

Saat ini vaksinasi di Surabaya sudah menyasar tenaga pendidik hingga para ulama. Vaksinasi dilakukan secara bertahap sesuai dengan jumlah vaksin yang diterima. Mereka yang didaftarkan oleh Dinas Pendidikan yang akan mendapat giliran vaksinasi. Informasi dari Pemerintah Kota Surabaya, guru SD dan SMP yang mendapat vaksin sekitar 25.422 orang.

Berita Terkait